Sekitar 80% orang yang memiliki batu empedu tidak memiliki gejala. Kasus-kasus ini disebut batu empedu tak nampak, yang tidak menimbulkan masalah dan biasanya tidak memerlukan perawatan. Bagi orang-orang yang memang memiliki gejala, batu empedu sering menyebabkan rasa sakit di perut bagian atas. Sehingga, beberapa pantangan bagi penderita empedu harus diperhatikan. Serangan dimulai tiba-tiba, setelah makan berlemak dan di malam hari. Sehingga, ada beberapa pantangan bagi penderita batu empedu yang tidak boleh dilanggar agar sakitnya tidak semakin parah.

Gejala Khas Serangan Batu Empedu :

1. Nyeri berlebih dan tajam di perut bagian atas yang meningkat dengan cepat dan berlangsung dari 30 menit hingga beberapa jam

2. Nyeri di punggung di antara tulang belikat

3. Nyeri di bawah bahu kanan

4. Mual dan / atau muntah

5. Diare

6. Perut kembung

7. Ketidakmampuan mentolerir makanan berlemak

8. Bersendawa

9. Gas

10. Gangguan pencernaan

11. Rasa mulas yang semakin buruk

Hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki gejala di atas dan salah satu dari yang berikut : berkeringat, panas dingin, demam ringan, warna kekuningan kulit atau putih,  kotoran berwarna hitam atau seperti tanah liat, urin berwarna gelap.

Kantung empedu adalah organ yang menyimpan enzim pencernaan yang digunakan oleh tubuh untuk memecah makanan berlemak dalam diet. Diet berat dalam makanan berlemak dapat menyebabkan batu empedu, yang merupakan tubuh kecil seperti batu yang terbuat dari kolesterol dan garam empedu. Batu empedu mulai sangat kecil dan secara bertahap bertambah besar, akhirnya menyebabkan masalah dengan aliran enzim pencernaan dari kantong empedu. Begitu mereka terbentuk, ada beberapa cara untuk menyingkirkannya.

Ketika Anda makan, kandung empedu berkontraksi untuk mendorong enzim pencernaan ke usus. Jika ada batu empedu di kantong empedu mereka dapat memblokir kontraksi, yang bisa sangat menyakitkan (serangan kantong empedu). Menghindari jenis makanan tertentu dapat mengurangi kemungkinan komplikasi batu empedu.

Pantangan bagi penderita batu empedu yaitu makanan, beberapa diantaranya seperti :

1. Makanan yang digoreng (ayam goreng, kentang goreng, keripik kentang)

2. Produk susu tinggi lemak (susu, mentega, keju, es krim)

3. Daging berlemak (sapi, babi)

4. Daging olahan (bacon, ham, sosis)

5. Alkohol

6. Saus kental dan saus kaya (saus keju, mayones, saus salad krim)

7. Lemak babi atau minyak

Bagi Anda yang masih sehat, memilih upaya pencegahan adalah langkah yang tepat. Selain memperhatikan pantangan penderita empedu juga penting. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk membantu mengurangi risiko batu empedu:

1. Lakukan Perubahan pada Diet Anda

Mengonsumsi makanan tinggi serat, rendah lemak, karbohidrat olahan rendah dapat membantu mengurangi risiko batu empedu. Selain itu, meningkatkan asupan berbagai kacang-kacangan juga dapat mengurangi risiko Anda.

2. Waspadai Efek Samping Dari Obat

Jika memungkinkan, hindari penggunaan estrogen, ceftriaxone, dan octreotide, yang diketahui meningkatkan risiko pembentukan batu empedu.

3. Mencapai dan Menjaga Berat Badan yang Sehat

Mempertahankan berat badan yang sehat adalah kunci untuk menurunkan risiko batu empedu di masa depan. Jika Anda kelebihan berat badan, penurunan berat badan yang lambat adalah disarankan. Berpuasa dan diet ekstrem dapat menyebabkan batu empedu. Tanyakan kepada dokter untuk rencana penurunan berat badan yang aman dan efektif untuk Anda. Dokter juga dapat merujuk Anda ke ahli diet terdaftar yang dapat membantu Anda mengubah kebiasaan makan Anda untuk menurunkan berat badan.

4. Berolahraga secara teratur

Olahraga teratur dan giat dapat mengurangi risiko batu empedu. Selain mengendalikan berat badan, olahraga menormalkan kadar gula darah dan insulin. Ketika level ini abnormal, mereka dapat berkontribusi pada pengembangan batu empedu.

Sumber :

www.emedicinehealth.com

www.winchesterhospital.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>